|
Sari adalah seorang anak dari keluarga miskin yang setiap hari berjualan kue keliling. Sari hidup bersama dengan ibunya karena bapaknya sudah lama meninggal. Hampir setiap hari Sari mendapat hinaan dari teman-temannya terutama Beta. Bahkan Sari juga pernah diambil semua dagangannya, tetapi tidak dibayar. Sari sangat sedih, tetapi sang ibu selalu menyemangati Sari untuk selalu bersyukur atas segala yang ada. Ibu Sari kemudian memberikan jubah kulit peninggalan Nenek. Sari sangat senang dan setiap pergi berjualan, Sari selalu memakai jubah kulit peninggalan neneknya. Jubah itu selain melindungi dari panas, juga memiliki kekuatan ajaib yaitu bisa digunakan untuk menyamar dan menghilang. Tetapi jubah ini hanya bisa digunakan selama 10 menit, setelah itu orang yang menyamar akan kembali ke wujud semula. Dengan bantuan jubah itu, Sari bisa selamat dari gangguan binatang buas, ataupun terbebas dari gangguan Beta.
Suatu ketika, Pak Karya yang merupakan pimpinan perampok, menyerang kampung itu. Pak Karya adalah orang sakti yang mempunyai kekuatan hebat. Pak Karya bisa mengubah orang menjadi batu. Ketua kampung yang berusaha mempertahankan kampung itu berhasil dikalahkan dan Pak Karya berhasil menjadi ketua kampung.
Sejak Pak Karya menjadi ketua kampung, warga menjadi gelisah karena setiap hari ada saja kekejaman yang dilakukan oleh Pak Karya. Pak Karya sering mengambil harta warga dengan paksa. Tidak ada yang berani melawan Pak Karya karena pasti akan diubah menjadi batu atau menjadi binatang. Bukan itu saja, Pak Karya juga menangkap anak-anak kecil untuk diserahkan kepada raksasa bertangan 4. Ternyata Pak Karya adalah orang yang menginginkan kesaktian dengan mengorbankan anak-anak kepada raksasa bertangan 4. Berkat bantuan jubah kulit dari Nenek, Sari berhasil selamat dari anak buah Pak Karya yang sedang mencari anak kecil Sari menyamar sebagai nenek-nenek yang tinggal bersama ibunya. Setiap ada Pak Karya dan anak buahnya yang datang ke rumahnya, Sari selalu berubah menjadi Nenek tua. Tetapi Sari yang waktu itu menghilang dengan memakai jubah sakti dan hendak menyelamatkan Beta saat ditangkap oleh anak buah Pak Karya hampir saja ketahuan karena Sari sudah kehabisan waktu untuk menghilang. Tetapi Sari bisa langsung berubah menjadi pohon dan selamat dari anak buah Pak Karya. Sari kemudian bertekad untuk menyelamatkan anak-anak yang diculik oleh Pak Karya. Sari kemudian mencari tahu di mana anak-anak disembunyikan oleh raksasa bertangan 4 dengan mendatangi rumah Pak Karya. Sari menggunakan kekuatan jubah untuk menghilangkan orang. Tetapi lagi-lagi karena jubah hanya bisa dipakai selama 5 menit, Sari ketahuan oleh Pak Karya. Pak Karya berusaha menangkap Sari. Untunglah Sari berhasil menyelamatkan diri dan mengetahui di mana anak-anak dibawa pergi oleh raksasa bertangan 4. Ternyata anak-anak itu dibawa ke goa di balik gunung. Sari kemudian bertekad untuk membebaskan anak-anak. Sari kemudian pergi ke gunung. Pak Karya yang datang ke rumah Sari menanyakan di mana nenek-nenek yang tinggal bersama ibunya. Ibunya bingung harus menjawab apa. Pak Karya kemudian melihat di mana nenek itu berada dengan ilmu menerawangnya. Pak Karya kaget karena dengan ilmunya itu, Pak Karya hanya melihat Sari. Pak Karya kemudian menyusul Sari. Ibu Sari kemudian ditangkap oleh anak buah Pak Karta. Pak Karya segera mendatangi Sari. Ternyata kekuatan dari jubah bukan hanya untuk menghilang dan menyamar saja, tetapi juga bisa menjadi perisai. Pak Karya yang menyerang Sari dengan kekuatannya malah dibuat menjadi batu oleh Sari karena Sari berlindung dengan jubah dan sinar dari Pak Karya memantul kembali mengenai Pak Karya. Sari kemudian melanjutkan perjalan menuju goa raksasa bertangan 4. Karena Pak Karya sudah menjadi batu, orang-orang di kampung yang semula diubah menjadi batu, kembali lagi menjadi manusia. Orang-orang kampung kemudian memberontak kepada anak buah Pak Karya. Anak buah Pak Karya berhasil diusir dari kampung. Sari sudah sampai di goa tempat raksasa bertangan 4 tinggal. Perlahan-lahan Sari mencoba melihat ke dalam goa. Ternyata raksasa bertangan 4 menjadikan anak-anak yang diculik dari kampung sebagai mainannya. Ada yang diubah menjadi sapi-sapian, ada juga yang diubah menjadi alat pijit. Tampak sekali anak-anak itu menderita. Sari sedih dan menangis. Ternyata raksasa bertangan 4 mendengar suara tangis Sari. Sari ketahuan dan raksasa langsung menyerang Sari. Dengan kecerdikan dan bantuan dari Jubah, Sari berhasil mengalahkan raksasa dan membuat semua anak-anak kembali seperti semula. Beta sangat senang karena berhasil selamat. Beta kemudian meminta maaf kepada Sari karena selama ini Beta selalu menjahili Sari. Sari memaafkan Beta dan meminta agar Beta tidak lagi menjahili Sari. Sari dan yang lain kemudian kembali ke kampung. Sari disambut meriah oleh warga. Sejak saat itu semua warga menghormati Sari. *** |