search :

KLARA DAN 3 KEBAIKAN

Klara (10thn) adalah anak orang kaya yang sombong, dia tidak suka bergaul dengan teman-temannya yang miskin, bahkan ada teman sekelasnya yang bernama Mira, yaitu anak yang paling miskin dan paling dibenci Klara. Klara pernah mengunci Mira di dalam gudang untungnya Mira segera ditemukan sama Satpam.
Guru melaporkan perbuatan Klara kepada orang tuanya, saat orang tuanya memanggil Klara, Klara bersembunyi keluar rumah dan menemukan sumur tua yang tertutupi rimbunan daun yang terletak di sekitar rumahnya. Sumur itu sudah kering dan retak, Klara bersembunyi di balik sumur, tapi sumur yang retak malah rapuh, Klara pun terjatuh. Sumur bercahaya, ternyata Klara masuk ke dunia lain. Orang tua dan guru terus mencari Klara.

            Klara masuk ke dunia dongeng, di sana Klara mendapati dirinya tersadar di hutan. Klara teriak-teriak dan menangis minta pulang, datanglah 2 peri yang mengatakan kalau Klara sudah berbuat tiga kebaikan kalau tidak maka Klara bisa kembali ke negeri manusia.

            Klara kesal dan kelimpungan. Pagi baru saja beranjak. Klara lalu menyusuri hutan yang lebat, di hutan itu Klara bertemu dengan singa. Singa itu mengaum keras dan hendak menerkam Klara, Klara berlari dan dikejar oleh Singa itu, di dekat jurang Klara terdesak tapi tiba-tiba ada seorang anak yang bisa terbang dan menghalau singa itu dengan panah-panahnya. Nama anak itu adalah Pan. Karena Pan terlihat kumuh, Klara tidak mau mendekati Pan dan pergi sendirian ke tengah Hutan. Pan menyarankan Klara agar ikut dengannya tapi Klara tidak mau, Klara pergi sendiri dan mencari makanan karena lapar.

            Klara menemukan ada pohon pisang, Klara memetik pisang dan hendak memakannya tapi Klara malah dikerumunin sama tiga monyet. Monyet-monyet itu merebut pisang di tangan Klara, Klara dicakar-cakar, lagi-lagi yang menyelamatkan Klara adalah Pan. Sejak kejadian itu Klara pun mau mengikuti Pan ke rumah mungilnya. Rumah Pan kecil dan berwarna warni, di sana tinggal 4 kurcaci dengan benda-benda yang mini. Klara diperlakukan seperti tuan puteri.  Keempat kurcaci itu hobi bernyanyi. Membuat Klara pusing dan tidak bisa tidur.

            Pan meminta Klara untuk membantu mencari kayu bakar tapi di jalan Klara malah membuang kayu bakar itu karena kesal dengan suara kurcaci yang sumbang. Di sebuah istana hitam, hiduplah penyihir jahat bernama Vivi. Penyihir Vivi selalu bertanya, siapa wanita paling cantik di dunia dongeng ini. Awalnya yang paling cantik adalah Penyihir Vivi tapi sejak kedatangan Klara, Cermin bilang, Klaralah yang paling cantik. Penyihir kesal dan menghancurkan cermin, mengambil cermin baru tapi tetap saja yang paling cantik adalah Klara. Maka penyihirpun ingin melenyapkan Klara. Penyihir ingin bahwa dialah yang paling cantik.

            Penyihirpun menyamar menjadi Papanya Klara, lengkap dengan baju pangeran dan menaiki kuda sembrani, si Papa palsu mendatangi rumah Pan, Klara senang sekali Papanya datang apalagi Papanya bilang akan membawa Klara pulang ke negeri manusia.  Klara ingin sekali tapi dihalangi oleh empat kurcaci.  Klara mendorong kurcaci itu hingga jatuh. Klara pun pergi bersama Papa palsu yang seorang penyihir.

            Pan kaget saat melihat keempat kurcacinya jatuh, ada yang sulit berdiri karena kejepit sama bangku, Pan membantunya. Kurcaci itu bilang kalau Klara pergi dengan penyihir yang pura-pura jadi Papanya Klara, dengan kuda sembrani, Pan terbang dan mengejar Klara dan Papa palsu. Setelah terbang jalan-jalan dengan kuda sembrani, Klara dan papa bermain di tepi danau.  memberikan buah apel kepada Klara, buah Apel itu lantas membuat kulit Klara gatal-gatal.  Papa pun berubah jadi penyihir, Pan datang dan mengusir penyihir itu, mereka adu ilmu. Penyihir kabur tapi muka Klara sudah bentol-bentol besar dan jelek. Klara melihat wajah jeleknya di air danau, Klara menangis. Pan menghibur.

            Klara ngga tahan di dunia dongeng ini Klara pengen pulang ke rumah, keempat peri dan arwah Klara pun muncul. Keempat peri kembali mengingatkan Klara bahwa Klara harus membuat tiga kebaikan dulu agar bisa pulang dan menyatu dengan arwah Klara. Klara bingung harus berbuat baik gimana, Pan pun bersedia membantu.

            Di puncak bukit, katanya ada sebuah tanaman yang sudah tua dan mau mati, tanaman itu bisa hidup lagi kalau ada anak perempuan yang baik hati menyiram tanamannya dari mata air yang ada di dekatnya. Mata air itu hanya sedikit sekali tapi khasiatnya hebat. Klara bersama Pan pergi mendaki bukit dan mencari mata air sakti. Mata air itu ada di sebuah batu dan jumlahnya sedikit. Keluarnya hanya sesekali. Klara mengumpulkan air hingga satu botol. Klara dan Pan pun pergi mendaki. Klara kehausan sekali dan ngga kuat jalan, Klara hendak meminum mata air itu tapi Pan melarang, Klara tetap ingin meminumnya, Klara dan Pan pun berebut mata air itu hingga botol mata air itu tumpah.

            Mereka harus kembali lagi ke mata air tetapi perjalanan untuk kembali jauh dan berat. Klara yang sudah letih dan wajahnya masih penuh bintik merah, jadi menangis karena kangen sama rumah. Air mata Klara pun bersinar dan terbang. Klara dan Pan mengikuti air mata itu, Air mata Klara tiba di pohon tua yang ada di puncak bukit. Di puncak bukit itu hanya ada pohon itu saja. Air mata itu menyiram si pohon tua yang kering, dalam sekejap pohon tua itu mengeluarkan daun, berbunga kemudian berbuah lebat dan ranum. Si pohon tua bisa bicara, Pohon tua memberikan Klara buah manisnya dan menyuruh Klara untuk memakan buah itu. Klara memakan buah itu dan rasa hausnya hilang. Ajaibnya lagi, bintik merah di muka Klara jadi hilang, bahkan Klara jadi tambah cantik.

            Klara pulang dengan bahagia, hari sudah siang, tapi di tengah jalan tangan kiri Klara tiba-tiba hilang. Klara kaget. Keempat peri pun memperingatkan Klara, bahwa batas waktu Klara hanya sampai matahari terbenam kalau tidak Klara akan hialng selamanya. Klara dan Pan pun bertemu dengan dua orang anak dekil yang kelaparan. Mereka berdua hanya bisa makan kue dan cokelat, rumah kue ada di tengah hutan tapi mereka tidak bisa menemukan rumah kue itu. Klara bersama empat kurcaci dan Pan mencari rumah kue, mereka menemukan beberapa rintangan sebelum akhirnya bisa menemukan rumah kue. Klara senang sekali makan kue, maka Klara memakan kue itu banyak-banyak. Pan menyuruh Klara untuk segera membawakan kue kepada dua anak itu tapi Klara ngga mau dengar, matahari semakin menyengat dan membuat rumah kue jadi meleleh. Klara pun berubah jadi manusia cokelat. Klara menangis.

            Pan dan keempat kurcaci membawa Klara pulang, Klara hanya tiduran di dipan para kurcaci, kedua anak itu datang dan minta makanan. Klara pun memberikan pita rambutnya yang sudah jadi cokelat kepada kedua anak itu. Kedua anak itu memakan pita rambut Klara dan mereka berubah jadi dua pengawal dewasa yang gagah perkasa dan Klara pun berubah jadi manusia biasa lagi. Tangan Klara yang hilang, muncul kembali.

            Kedua peri datang kembali, mereka mengingatkan Klara untuk membuat kebaikan terakhir yaitu mengalahkan penyihir hutan dan menyelamatkan tuan puteri yang dikurung. Mereka menceritakan bahwa Putri hutan sebenarnya kuat tetapi penyihir licik dan meracuni Putri Hutan hingga kekuatan putri hutan hilang. Sekarang Putri hutan dikurung dan kurungannya hanya bisa dibuka oleh anak perempuan yang baik hati. Dua pengawal itu yang akan membantu KLara. Klara, Pan, empat kurcaci dan dua pengawal pun pergi ke kastil peri. Di awal kastil mereka bertemu dengan naga, terjadi pertarungan seru antara naga dan Klara Cs. Klara berhasil menyusup ke dalam kastil dan bertemu penyihir. Penyihir menyihir Klara menjadi bermacam-macam bentuk, bahkan Klara diubah jadi kodok! Klara melompat-lompat berusaha menghindari penyihir, empat kurcaci membantu Klara. Empat kurcaci bilang, Klara harus masuk ke lorong besar agar bisa berubah jadi manusia lagi. Kodok Klara pun masuk ke lorong besar (seperti lorong seluncur di waterboom), Klara berubah lagi jadi manusia dan terus meluncur sampai kemudian jatuh di tempat putri ditawan.

            Klara kaget karena ternyata puteri itu wajahnya mirip dengan Mira. Putri itu lalu cerita, wajahnya memang mirip dengan Mira tapi dia bukan Mira. Putri itu menasehati Klara agar bersikap baik sama anak-anak miskin termasuk sama Mira. Hanya anak perempuan yang tulus saja yang bisa membuka pintu kurungan itu. Klara pun merenung dan janji, kalau pulang ke rumah nanti akan minta maaf pada Mira. Kurungan sang putri pun terlepas. Putri lalu membawa Klara kabur. Putri bertemu penyihir dan dengan kekuatannya, Putri menyihir si penyihir jadi kodok dan mengurungnya.

Klara berpamitan pada Pan, empat kurcaci dan pada Puteri. Keempat peri lalu mengembalikan arwah Klara. Klara tertidur tiba-tiba badan Klara bercahaya dan hilang. Klara kembali ke sumur tua di dekat rumahnya. Klara tersadar dan memanggil-manggil Mira. Mira dan orang tua Klara datang, Klara meminta maaf pada Mira dan janji tidak akan sombong lagi. Di sekolah, Mira memperkenalkan Klara pada sepupunya yang bernama Pan. Mukanya juga mirip dengan Pan yang ada di negeri dongeng.

 

***

         

 

Pemain

Dinda Hauw,, Risfi Syahputra, Achul Wiraperwata, Ratu Anisa, Bella Anastasya, Tirza Meilany Seke, Carina Mediana, Sheina Abdat, Aida, Iqbal, Jaka, Yudo, Aji Hanapi, Ririn, Badai Kusuma, Chamek

Wallpaper

Jadwal Tayang

MingguSeninSelasaRabuKamisJumatSabtu
- - - - - - 15 Agustus 2009
17:30 - 19:00


© Copyright 2008 - PT. Lunar Jaya Film