search :

NISA DAN BIJI AJAIB

Nisa adalah anak bungsu dari tiga bersaudara. Dua kakaknya, Maya dan Irin, tidak secantik dirinya. Awalnya mereka tidak jahat pada Nisa. Tapi semakin besar, Nisa semakin cantik dan makin disayanginya banyak orang karena sikap lembutnya. Maya dan Irin berubah jadi jahat. Apalagi ayah mereka, Pak Harry amat sayang pada putri bungsunya.

Sampai suatu hari, Pak Harry harus berdagang ke luar kota. Hingga ia meninggalkan tiga putrinya. Hal itu digunakan oleh Maya dan Irin untuk mengerjai Nisa. Dia disuruh mengerjakan semua pekerjaan rumah. Nisa mematuhi perintah kedua kakaknya yang galak. Pada malam hari, ia sering menangis di taman yang sepi dekat rumahnya.

 

Saat menangis itulah, ada yang menyapanya. Nisa menoleh ke kanan dan kiri, tak ada seorang pun! Hanya seekor burung merpati putih. Nisa kembali menunduk sedih. Lalu suara itu muncul lagi. Ternyata yang mengajaknya bicara, burung merpati itu! Burung merpati bernama Nori itu lalu bertanya apa yang membuat Nisa sedih.

 

Nisa ketakutan setengah mati. Bagaimana seekor burung bisa bicara padanya? Kata Nori, sebenarnya para hewan bisa bicara hanya saja ada peraturan di dunia hewan kalau mereka tak boleh bercakap dengan manusia. Karena manusia punya kecenderungan suka menyakiti hewan. Sejak malam itu Nisa dan Nori bersahabat.

 

Maya dan Irin yang melihat kecantikan si merpati putih, ingin memilikinya. Lalu mereka menjebak Nori dan memasukannya ke dalam sangkar yang indah serta menggemboknya! Nisa memohon pada kedua kakaknya, agar Nori dilepaskan tapi keduanya tak menggubris. Menurut mereka, burung merpati itu amat cantik bila diletakkan di teras rumah mereka. Nisa minta maaf pada Nori, ia akan cari cara agar Nori bisa bebas dari sangkar. 

 

Suatu hari, Maya dan Irin mengajak Nisa jalan-jalan. Nisa girang bukan kepalang. Ia tidak mengira kalau kedua kakaknya berubah baik padanya. Tapi ternyata kedua kakak Nisa yang membobol tempat penyimpanan uang ayah mereka, hanya belanja baju-baju dan perhiasan bagus buat mereka berdua saja! Nisa diajak hanya untuk membawa belanjaan mereka!

 

Saat makan siang, sehabis belanja. Maya dan Irin mengajak Nisa makan di restoran. Maya dan Irin memesan makanan dan minuman yang enak-enak. Sedangkan Nisa hanya dipesankan sepotong roti dan segelas teh dingin! Nisa menitikkan airmata karena sikap kedua kakaknya yang tak pernah menyayanginya.

 

Saat akan makan sepotong rotinya, ada seorang Gembel Buruk Rupa mendekati meja mereka. Gembel itu lalu minta sedikit saja makanan pada Maya dan Irin. Tapi keduanya malah mengusir dan mencaci maki. Nisa yang kasihan karena melihat si Gembel kelaparan, lalu memberikan jatah makanannya yang cuma sepotong roti. Gembel itu bertanya, mengapa Nisa memberikan jatah makanannya? Nisa menjawab kalau Gembel itu pasti lebih lapar darinya...Gembel Buruk Rupa tampak menahan haru. Dia memberikan 3 Biji pada Nisa.

 

Nisa memandang 3 biji itu dengan bingung. Untuk apa 3 biji itu. Gembel Buruk Rupa bilang kalau 3 biji itu bisa berubah menjadi apa pun yang Nisa inginkan. Maka Nisa harus mempergunakannya baik-baik. Sepergi Nisa, Gembel Buruk Rupa itu berubah menjadi Bidadari yang amat cantik! Bidadari memberikan 3 biji itu untuk anak yang hatinya amat baik dan tulus seperti Nisa.

 

Nisa bercerita tentang hal itu pada Nori. Nori lalu mengingatkan agar Nisa hati-hati menyimpan 3 biji itu. Biji itu tentu bukan biji sembarangan. Maya mendengar kalau Nori bisa bicara, lalu ia menceritakan pada Irin. Tapi Irin tak percaya. Menurut Irin, kalau Nori bisa bicara, mereka bisa menjualnya dengan harga amat tinggi! Mereka berdua lalu memaksa Nori bicara.

 

Tapi ternyata Nori tetap membisu. Irin yang kalap lalu mencekiknya sampai mati! Nisa menangisi Nori yang mati. Dia lalu teringat dengan 3 biji dari Gembel Buruk Rupa. Nisa lalu meminta agar Nori bisa hidup lagi. Dan benar, Nori hidup lagi. Mereka berdua amat bahagia. Tapi kebahagiaan Nisa tak lama. Karena ia mendengar kabar kalau ayahnya sakit keras di kota lain. Nisa lalu mengajak Maya dan Irin untuk menjemput ayah mereka. Tapi keduanya menolak!! Karena perjalanan ke sana jauh, dan butuh uang untuk bepergian!!

 

Nisa lalu bertekad untuk mendatangi ayahnya yang sedang sakit keras, ditemani sahabatnya Nori...

 

 

 

Sesampai di kota tempat ayahnya jatuh sakit, ternyata kota itu terkena wabah aneh. Tak ada tabib yang bisa menyembuhkan penyakit warga, termasuk Pak Harry yang juga terjangkiti penyakit aneh itu. Nisa sebagai anak yang berbakti, lalu mencari obat untuk ayahnya. Dan Nisa terlibat dalam petualangan yang seru beserta Nori, merpati sahabatnya serta perjumpaannya dengan kawan baru, para kurcaci. Serta musuh yang tak terduga!! Nisa harus menggunakan dua biji yang tersisa dengan amat hati-hati...semuanya demi kesembuhan para warga yang terkena wabah, serta ayahnya tercinta...  

 

 

 

 

Pemain

Bulan Ayu, Neneng, Nadiah S.Haris, Rusdi, Sidik, Yustawan, Asep, Puspa, Lestari

Wallpaper

Jadwal Tayang

MingguSeninSelasaRabuKamisJumatSabtu
- - - - - - 08 Agustus 2009
17:30 - 19:00


© Copyright 2008 - PT. Lunar Jaya Film