|
Segment 1
Hampir Tersambar Petir
Imron yang sedang berjalan kaget karena tiba-tiba saja turun hujan. Buru-buru Imron berteduh di sebuah gubuk. Gubuk itu ada di bawah pohon rindang sehingga dia jadi teduh di situ. Imron kemudian melihat ada seorang anak yang sedang naik sepeda. Anak itu terjatuh. Imron tarik ulur untuk menolong anak itu karena hujan mulai deras. Namun akhirnya Imron segera menolong anak itu. Imron berlari ke jalan tempat si anak jatuh.
Ketika Imron sedang menolong anak itu di tengah hujan, petir menyambr pohon dan gubuk tempat ia berteduh. Bluaar...!! Imron dan Si Anak kaget., pohon dan gubuk terbakar. Imron terperangah, dia lalu termenung. Tuhan sudah menolong dirinya dari sambaran petir. Imron haru sekali. Dia pun segera mengantarkan sang anak pulang.
Segment 2
Balasan Sedekah
Darsa seorang tukang becak. Suatu ketika Darsa harus bayar kontrakan rumahnya yang akan segera habis. Kalau tidak bayar, Darsa bisa terusir. Namun, ada seorang nenek yang membawa cucunya ke dokter memakai jasa becak Darsa. Nenek itu kemudian meminjam uang Darsa untuk membayar uang muka Rumah Sakit. Dengan ikhlas Darsa meminjamkan uangnya. Mengetahui itu, istri Darsa marah-marah karena mereka jadi tidak punya uang untuk bayar kontrakan.
Tak berapalama datang si nenek beserta anak perempuannya. Si nenek minta ma’af karena tadi sudah menyusahkan Darsa, ia juga berterima kasih atas bantuan Darsa. Si Nenek panik karena dia tidak bisa menghubungi anaknya karena Hpnya tertinggal. Si Nenek pun lalu memberi Darsa uang banyak sebagai pengganti uang Darsa dan tanda terima kasih. Darsa dan istrinya sangat bersyukur pada Alloh.
Segment 3
Hikmah Penyakit Anak
Fery ada tugas ke luar kota. Dia akan berangkat dengan pesawat. Namun anaknya sedang sakit keras. Fery ke luar kota untuk menemui klien pentingnya di perusahaan. Melihat anaknya yang sakit tak berdaya, Fery tidak jadi berangkat. Semula istrinya memaksa Fery untuk tetap berangkat karena khawatir perusahaan akan rugi gara-gara Fery yang batal berangkat.
Ketika ada di rumah menjaga anaknya yang sakit, Fery menonton berita akan pesawat yang kecelakaan dan menewaskan seluruh penumpangnya. Fery terkejut, pesawat itu adalah yang mestinya dia naiki. Fery dan istrinya saling berpelukan. Fery diselamatkan oleh Alloh. |