|
LEGENDA GUNUNG KELUD
Di sebuah desa yang indah di kaki Gunung Kelud, hiduplah seorang gadis bernama DEWI KILISUCI. DEWI KILISUCI adalah putri seorang Kepala Desa bernama JENGGOLO MANIK yang sangat cantik jelita dan lembut. Kecantikan DEWI KILISUCI tersebar ke seluruh daerah sehingga banyak pemuda yang ingin memperistri DEWI KILISUCI, tetapi DEWI KILISUCI tidak mau mau menerima lamaran-lamaran yang datang. Hingga suatu saat kecantikan DEWI KILISUCI terdengar oleh dua pendekar jahat yang terkenal kekejamannya. Mereka adalah MAHESA SURA dan LEMBU SURA. Kedua pendekar jahat itu selalu bersaing baik dalam hal adu ilmu maupun yang lain. Mendengar kecantikan DEWI KILISUCI LEMBU SURA dan MAHESA SURA langsung berniat untuk datang melamar DEWI KILISUCI. DEWI KILISUCI bingung bagaimana menolak lamaran MAHESA SURA dan LEMBU SURA, karena DEWI KILISUCI tidak mau berjodoh dengan pendekar jahat yang kejam dan sadis. Apalagi DEWI KILISUCI tahu bahwa LEMBUSURA dan MAHESA SURA adalah pendekar mahasakti yang bisa menghancurkan kampungnya. DEWI KILISUCI kemudian meminta MAHESA SURA dan LEMBU SURA untuk bertarung. DEWI KILISUCI mengatakan bahwa pemenang pertarungan itulah yang berhak menjadi suaminya. MAHESA SURA dan LEMBU SURA pun bertarung dengan sengit. Tanpa diketahui MAHESA SURA dan LEMBU SURA, DEWI KILISUCI menggunakan kesempatan saat mereka bertarung untuk melarikan diri. Ketika MAHESA SURA dan LEMBU SURA mengetahui DEWI KILISUCI melarikan diri, MAHESA SURA dan LEMBU SURA kalap dan mengamuk kesana-kemari menghancurkan desa dan menyandera seluruh keluarga DEWI KILISUCI yang memimpin desa pada saat itu. LEMBU SURA dan MAHESA SURA takkan menyerahkan keluarga DEWI KILISUCI kecuali DEWI KILISUCI mau menikah dengan salah satu dari mereka. Tapi DEWI KILISUCI pergi bersama pamannya ke sebuah kampung terpencil.
... more>>
|
|